1. TABALONG
  2. KOMODITAS

Curah Hujan Tinggi, Panen Bawang Merah di Tabalong Tak Sesuai Target

Para petani bawang merah akan mendapat bantuan dari pemerintah pusat.

Petani bawang merah Tabalong (mc-tabalong.id). ©2017 Otonomi.co.id Reporter : Randi | Senin, 17 Juli 2017 19:11

Otonomi.co.id - Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Sofianoor, mengatakan panen bawang merah hasil uji pengembangan bawang merah di daerah itu kurang memuaskan. Hal itu diakibatkan curah hujan yang tinggi.

“Sebenarnya bukan gagal panen, hanya hasilnya saja yang kurang optimal karena tingginya curah hujan di lokasi pengembangan bawang merah,” jelas Sofianoor.

Sofianoor memaparkan, dari lahan seluas lima hektare di Desa Jaro Kecamatan Jaro, hanya tiga hektare yang bisa dipanen. Tentu saja, panen uji coba pengembangan bawang merah itu tidak sesuai target.

Meski produksi bawang merah menurun, lanjut dia, namun petani di wilayah utara tetap optimistis mengembangkan komoditas itu menyusul adanya program bantuan dari pemerintah pusat. Bahkan pada tahun 2017, rencananya pengembangan bawang merah ditargetkan seluas 35 ha dan penangkaran sekitar lima ha.

Dilansir dari mc-tabalong.id, Senin, 17 Juli 2017, pemerintah akan memberi bantuan berupa benih, pupuk insektisida, sarana dan prasarana pendukung seperti alat penyiang mekanis secara gratis dari dana APBN.

Disamping itu, pemerintah juga memberi bantuan pengembangan tanaman cabai merah seluas 40 hektare dan cabai rawit 35 hektare. Sebelumnya pengembangan cabai merah dari dana APBN 2016 telah dilaksanakan di Kecamatan Jaro seluas 28 ha dan Muara Uya 20 ha.

PILIHAN EDITOR

(R/R)
  1. Komoditas Pertanian
  2. Komoditas
  3. Kabupaten Tabalong
  4. Kalimantan Selatan
  5. Bawang Merah
KOMENTAR ANDA